Minggu, 29 Januari 2012

KISAH FRANKSTEIN DAN DUNIA MASA DEPAN

,

frankenstein adalah sosok monster yang menjadi karakter utama dalam sebuah novel yg berjudul "the modern promtheus" karya Mary Shelley tahun 1818.
pada yg di terbitkan tahun 1818, monster tersebut sebenarnya tidak punya nama. Dia hanya potongan-potongan mayat yang di kumpulkan oleh seorang dokter ahli forensik yang membuat sebuah penelitian untuk menghidupkan manusia yang sudah mati .dokter tersebut bernama Victor Frankenstein.

Dr. Victor Frankenstein menghidupkan seorang mahkluk dari kumpulan tulang dan daging yang diambilnya dari kuburan. Kemudian menyatukannya di sebuah laboratorium,Victor franken stein pun beraksi. dengan segala kemampuannya untuk menghidupkan mayat tersebut.lalu dia menciptakan sebuah tabung yg di beri cairan tertentu,kemudian di beri aliran listrik yg di ambil dari tenaga petir. dan mayat tersebut  hidup kembali sebagai manusia.

Hanya saja, sayangnya Dr. Frankenstein sendiri tidak tahu harus di apakan monster ciptaanya? bahkan dia tidak tahu siapa monster yang dia ciptakan, padahal manusia butuh identitas,butuh masa lalu dan butuh jatidiri. Dr.Franken stein merasa ketakutan akan hasil karyanya. Bahkan ia lari meninggalkan mahkluk itu sendirian. Meskipun hanya seorang mahkluk hidup yang berasal dari tulang-belulang mayat serta dengan kondisi wajah yang menjijikkan, ternyata ia memiliki sebuah perasaan. Dr. Frankenstein lupa akan hal yang satu ini.

Pada perjumpaan antara sang dokter dengan ciptaannya, berkatalah sang mahkluk kepadanya.
'Saat pertama kali kamu menghidupkan aku, aku bisa melihat. Aku juga bisa mencium, mendengar, merasakan, dan mengecap. Aku menjadi takut akan sensasi seperti itu. Dan aku berlari ke arahmu layaknya seorang anak datang kepada ayahnya. Tapi apa yang kamu perbuat? Kamu malah melarikan diri meninggalkanku.'

'Sedangkan dalam kesendirianku, aku ingin seorang teman. Tapi tak ada seorang manusiapun yang mau berteman dengan diriku. Aku hidup dalam kebencian. Semua orang membenciku.'

'Pertama kali aku mempunyai teman, orang tua yang buta dan mau menerimaku, tiba-tiba anaknya memukuli diriku. Bahkan pada saat aku menyelamatkan nyawa seorang anak perempuan dari badai salju, saudara laki-lakinya malah menembak diriku sebagai balasannya.'

'Aku merasakan kesakitan yang teramat sangat. Tubuh dan perasaanku sakit. Kamu yang menyebabkan semua ini. Kamulah yang menciptakan aku. Kamulah yang membangkitkan aku dari kematianku untuk hidup dalam kesendirian serta penuh kebencian. Mengapa kamu menciptakan aku tanpa seorang teman? Aku ingin mempunyai teman seperti dirimu. Aku juga ingin mencintai dan dicintai.'

'Sekarang, ciptakan untukku seorang mahkluk wanita yang sama menjijikkannya dengan diriku. Agar ia bisa menerima aku apa adanya. Dan aku akan pergi jauh bersamanya.'

Tetapi pada saat rajutan tulang dan daging wanita tinggal dihidupkan, Dr. Frankenstein membatalkan niatnya. Kemudian yang terjadi adalah balas dendam dari si mahkluk karena permintaannya tidak dipenuhi. Kematian demi kematian menyusul diantara seluruh anggota keluarga Dr. Frankenstein, sampai tinggallah ia sendirian.

Dr. Frankenstein sendiri ingin membalas kematian keluarganya dan membunuh mahkluk ciptaannya sendiri. Sebaliknya, si mahklukpun juga ingin melihat Dr. Frankenstein mati. Lalu ia meninggalkan sebuah pesan kepada dokter yang menciptakannya, 'Kenakan mantelmu. Persiapkan dirimu untuk perjalanan yang panjang. Penderitaanmu akan memuaskan kebencian abadiku.'

Akhirnya Dr. Frankenstein mati dalam perjalanan saat sedang memburu mahkluk ciptaannya. Demi melihat si dokter, musuh terbesarnya mati, ternyata rasa benci di hati si mahkluk tidak juga sirna. Maka berkatalah ia.

'Musuhku yang aku benci telah mati. Tetapi rasa kebencianku masih terus hinggap di hati ini. Aku benci pada diriku sendiri karena aku mahkluk yang menjijikkan. Biarlah aku mati dalam kobaran api. Biarlah tubuhku menjadi debu dan takkan bisa ditemukan manusia untuk dihidupkan kembali.'

Monster frankenstein sebenarnya tidak jahat malah dunia yang menjahatinya tanpa ampun ,dia di tolak di mana-mana, Dia ditakuti seolah-olah dia akan berbuat jahat.
Inilah inti dari Novel tersebut, bahwa manusia tetap mempunyai kemampuan meski ia sudah dapat menciptakan manusia lain, tapi dia tidak bisa memberi identitas dan tidak bisa memberi sejarah pada ciptaannya ,jadi semuanya harus di kembalikan kepada tuhan yang maha tahu dan maha tak terbatas.

3 komentar to “KISAH FRANKSTEIN DAN DUNIA MASA DEPAN”

  • 31 Januari 2012 pukul 15.08

    ceritanya bagus walau cuma sinopsisnya ,, sip lanjut kan gan

    delete
  • 31 Januari 2012 pukul 15.25

    oke makasih ...sudah komen

    delete
  • 14 Juli 2012 pukul 10.58
    Unknown says:

    keren mamennnn!!!!

    delete

Posting Komentar

 

Amink Rastafara Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger